Detail Data Dosen


Identitas

Dr. I Nyoman Subanda.,Drs.,M.Si

NPP. 02.06.90.092
NIDN : 0822025602
Jabatan Akademik : Lektor Kepala

Latar Belakang Pendidikan
Perguruan Tinggi S1 : Undiknas
Jurusan Perguruan Tinggi S1 : Administrasi Negara di Fisipol
Tahun Tamat Perguruan Tinggi S1 : 1990
Perguruan Tinggi S2 : Universitas Gajah Mada (UGM)
Jurusan Perguruan Tinggi S2 : Administrasi Negara
Tahun Tamat Perguruan Tinggi S2 : 1995
Perguruan Tinggi S3 : Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya
Jurusan Perguruan Tinggi S3 : Ilmu Sosial
Tahun Tamat Perguruan Tinggi S3 : 2005

Histori Dosen

A.    Pengalaman Penelitian :

1.     Studi Pengkajian Informasi Potensi Konflik dan Integrasi Bangsa Propinsi Bali Th 2002.

2.     Dominasi Negara dalam Kepemimpinan Lokal di Bali (Studi Kasus Terhadap Kepemimpinan Desa Adat di Desa Pedawa Th 2003).

3.     Upacara Manusa Yadnya pada Hari Raya Galungan (Sebuah Kajian Sosiologis Terhadap Upacara Mejrimpen di Desa Pedawa th 2003).

4.     Negara, Desa Adat dan Rakyat dalam Kepemimpinan Lokal di Bali (Studi Tentang Surveillance dan Dialectic of Control dari Persepektif Strukturasi th 2004).

 

B.     Artikel yang Diterbitkan di Jurnal dan Koran :

1.    Jurnal “OPINI”, Vol. 2. No.1 September 2005, ISSN 1693-4962, dengan judul “Kepemimpinan dan Kekuasaan Lokal” (Sebuah Kajian terhadap Sejarah dan Prospek Kepemimpinan Lokal di Indonesia).

2.    Jurnal “OPINI”, Vol. 3. No.1, Pebruari 2006, ISSN 1693-4962 dengan judul “Potensi Konflik dan Integrasi Bangsa (Studi Kasus Potensi Konflik di Bali).

3.    Jurnal “OPINI”, Vol. 4. No. 1, Pebruari 2007 dengan judul “Negara, Desa Adat dan Rakyat dalam Kepemimpinan Lokal di Bali (Studi tentang Surveillance dan Dialectic of Control dari Perspektif Strukturasi).

4.    Jurnal “OPINI”, Vol. 4. No. 1, Pebruari 2007 dengan judul “Modernisasi dan Perspektif Global” (Sebuah Sintesa Teoritis).

5.    Jurnal “OPINI”, Vol.4. No.2, September 2007 dengan judul “Tertib Politik Dalam Arus Modernitas Tradisional dan Repolusi Politik”.

6.    Koran Bali Post, 14 Desember 2006, dengan judulBadan Legislatif, antara Profesi dan Status”.

7.     Koran Bali Post, 3 April 2007, dengan judul “Politisi Jangan Irasional”.

8.    Koran Bali Post, 12 April 2007, dengan judul “Orang Bali harus Jadi Subjek”.

9.    Koran Bali Post, 14 Juni 2007, dengan judulMahalnya Dunia Politik Indonesia”.

10. Koran Bali Post, 19 April 2008, dengan judul  “ Potensi Konflik Pilkada: Antara Golput dan Golhit”.

 

C.     Sebagai Pemakalah dalam Seminar :

1.     Sebagai Pemakalah dalam Pelatihan Kegiatan Penguatan Lembaga Penelitian pada LP3M Undiknas Denpasar Tgl. 5 s/d 6 Desember 2006 dengan judul makalah “Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif”.

2.     Sebagai Pemakalah dalam seminar “Melalui Peran Ormas Kita Teladani Politik Secara Santun Demi Terciptanya Buleleng Kondusif”, tanggal 7 Januari 2007 di desa Tamblangan Buleleng dengan judul makalah “Kiat Berpolitik Santun”.

3.     Sebagai Pemakalah dalam Temu Wicara yang diselenggarakan oleh Pemda Buleleng bekerjasama dengan KPU dan RRI Singaraja, pada 14 Januari 2007, dengan judul makalahDimensi Politik Dalam Pilkada”.

4.     Sebagai Pemakalah dalam Pelatihan Legislator yang diselenggarakan oleh IRI di Hotel Sanur Plaza tanggal 22 April 2007, dengan judul Makalah “Memahami Peran dan Fungsi Legislatif”.

5.     Sebagai pemakalah dalam Diskusi Panel yang doselenggarakan oleh Koalisis LSM Peduli Buleleng di Hotel Isanari Lovina tgl. 12 Mei 2007, dengan judul makalah “Outcome dan Potensi Konflik Pilkada Menyongsong Pilkada Buleleng”.

6.     Sebagai Pemakalah dalam Workshop Penguatan Posisi Perempuan Bali dalam Politik yang diselenggarakan oleh IRI pada tgl. 16 Juni 2007, dengan judulPartai Politik dan Prinsip Pemerintahan”.

7.     Sebagai Pemakalah dalam Konsultasi Public dalam rangka Pemilihan Pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi 2007-2011 di Inna Bali Hotel Denpasar, 21 Juli 2007, dengan judul makalahPokok-pokok Pikiran Tentang Tugas, Kinerja dan Kriteria Pemimpin KPK Kedepan”.

8.     Sebagai Pemakalah dalam Rakerda DPRD Partai Golkar Kab. Buleleng 27 Juli 2007, dengan judul “Pencitraan Partai Politik”.

9.    Sebagai Pemakalah dalam diskusi AhliRevitalisasi Media dan Forum Tradisional dalam Upaya Efektivitas Politik” di Natour Bali hotel Tgl 1 September 2007, dengan judul makalahReposisioning Desa Adat (Pakraman) di Era Reformasi”.

10. Sebagai Pemakalah dalam Diskusi Politik dan Perempuan di Ruang Sidang Lantai I Gedung Rektorat Undiknas Denpasar tgl. 26 Pebruari 2008, dengan judul makalah “Gerakan Perempuan dan Politik”.

11. Sebagai Pemakalah dalam seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Akademika Udayana di Gedung Nari Graha Renon tgl. 15 Maret 2008, dengan judul makalah “Fenomena Bali dan Tugas Pemda Ke Depan”.

12. Sebagai Pemakalah dalam Diskusi Terbatas yang bertema “Pemberdayan Perempuan Dalam Pilgub Bali dan Pemilu 2009” yang diselenggarakan oleh Koran Tokoh bekerjasama dengan Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Bali Tgl. 21 April 2008” dengan judul Peluang Perempuan Dalam Pilgub Bali dan Pemilu 2009”.

13. Sebagai Pemakalah dalam diskusi panel mengenai” Penyusunan Draft Pedoman Umum Etika Keilmuan”, Tgl. 16 Juli 2008 dengan judul makalah “Etika Keilmuan”.

 

D.    Pengabdian Pada Masyarakat :

1.     Perbaikan Administrasi Desa disampaikan dalam Penyuluhan Administrasi Desa di Desa Tigawasa Kab. Buleleng, 2005.

2.     Bahan Penyuluan di Desa Adat Tigawasa disampaikan dalam Penyuluhan Awig-awig Desa Pekraman dalam Rangka Kerja Sosial Undiknas di Desa Tigawasa, 2005.

3.     Peran Generasi Muda Dalam Pembangunan Disampaikan Dalam Penyuluhan Generasi Muda di Desa Tohpatih Kab. Klungkung, 2006.

4.     Sebagai Ketua Tim Seleksi KPU Kabupaten Jembrana 2008.

5.     Sebagai Tenaga Ahli DPRD Kabupaten Jembrana 2009.

 

E.     Sebagai Narasumber (Komentator) di Berbagai Media Masa :

1.     Koran Bali Post, Sabtu 22 Juli 2006, dengan judulPopularitas Semu”.

2.     Koran Bali Post, 5 Maret 2007, dalam Akses Publik

3.     Koran Bali Post, 9 Maret 2007, dengan judulSiswa Melihat Hajatan Politik Identik dengan Kekerasan”.

4.     Koran Bali Post, 16 September 2007, dengan judulAdanya Ketakutan dan Sentralisasi”.

5.     Koran Bali Post, Jumat 28 September 2007, dalam Figur dengan judulPemimpin Mahal”.

6.     Koran Bali Post, Selasa 6 November 2007, dengan judulTerjebak Tugas Partai, Pejabat Abaikan Kepentingan Publik”.

7.     Koran Bali Post, 29 Januari 2008, dalam Figur dengan judulJalur Politik”.

8.     Koran Bali Post, 30 Januari 2008, dengan judulBatasi Perang Baliho dalam Pilgub Bali”.

9.     Suluh Bali, Edisi: X/Th.I/1-14 Pebruari 2008.

10. Suluh  Bali, Edisi: X/Th.I/1-14 Pebruari 2008, dengan judulHadapi Cengkeraman Politisi, Bali harus Kembali pada Filosofi”.

11. Koran Bali Post, Rabu 6 Pebruari 2008, dengan judul “Lemah, Kemampuan Politisi Lakukan Intronspeksi”.

12. Koran Denpost, Sabtu 16 Pebruari 2008, dengan judul “Keliru Gandeng Cawagub, CBS Bisa Kalah”.

13. Koran Bali Post, Kamis 21 Pebruari 2008, dengan judulKPUD Ingatkan Parpol yang Berkoalisi Jaga Konsistensi”.

14. Koran Denpost, Minggu 24 Pebruari 2008, dengan judul “Elit Politik tak Bakal Berani Jadi Penggembos”.

15. Koran Denpost, Minggu 16 Maret 2008, dengan judulSiapa tak Konsisten akan Menuai Konflik”.

16. Koran Denpost, Selasa 18 Maret 2008, dengan judul “Kandidat Cagub Curi Start Kampanye”.

17. Suluh Bali edisi: XIII/Th.I/18-31 Maret 2008, dengan judul “Partisipan Mengambang dalam Pilkada Bali.

18. Koran Bali Post, Rabu 19 Maret 2008, dengan judulPejabat Politik tak Berhak Kendalikan Keamanan”.

19. Koran Denpost, Minggu 23 Maret 2008, dengan judulCagub harus Pegang Basis Data Masalah Potensi Bali”.

20. Koran Denpost, Kamis 3 April 2008, dengan judulSaatnya Parpol Introspeksi Diri”.

21. Koran Bali Post, 3 April 2008, dengan judulKPU Jangan Hambat Independen”.

22. Koran Denpost, 13 April 2008, dengan judulWaspadai Golongan Hitam”.

23. Koran Denpost, 27 April 2008, dengan judulBupati Badung Harus Netral”.

24. Koran Denpost, 27 April 2008, dengan judul “ Cagub Curi Celah Hukum dengan Kedok Budaya”.

25. Tokoh 27 April - 3 Mei 2008 dengan judul “Memberdayakan Peran Politik Perempuan Bali Memetik Pelajaran dari Hillary Clinton”.

26. Koran Denpost Minggu 4 Mei 2008, dengan judul “Cagub Jangan Latah Gunakan Artis”.

27. Koran Bali Post, Jumat 16 Mei 2008, dengan judul “Tantangan Membangun Bali (2 – Habis); Program Gratis, Pejabat Jadi Makelar Investasi”.

28. Koran Bali Post, 15 Mei 2008, dengan judul “ Tantangan Menjaga Bali (1) ; Koordinasi Pejabat Lokal Sangat Buruk”

29. Bali Post, 18 Juni 2008, dengan judul “ 48 Parpol Tarung di Bali Krama Bali Jadi Korban Ambisi Politisi Jakarta”

30. Koran Denpost, Sabtu 6 September 2008, dengan judul “ Suara Parpol Kecil Bakal Terdongkrak”.

 

F.      Sebagai Narasumber dalam Dialog Interaktif Media Televisi dan Radio :

1.     Siaran Nasional Aspirasi Merah Putih Pro 3 RRI dengan topik “ Proyeksi Politik Tahun 2008” yang diselenggarakan oleh Lembaga Penyiaran Publik RRI Denpasar.

2.     Siaran Nasional Aspirasi Merah Putih Pro 3 RRI dengan topik “ Persiapan Pemilu 2009” yang diselenggarakan oleh Lembaga Penyiaran Publik RRI Singaraja, Tanggal, 7 November 2008.

3.     Siaran Nasional Aspirasi Merah Putih Pro 3 RRI Singaraja dengan topik Deklarasi Bali Damai “Siap Menang, Siap Kalah” dalam Pilgub yang diselenggarakan oleh Lembaga Penyiaran Publik RRI Denpasar.


Halaman Dosen

 
 
Copyright © 2010 pasca-undiknas.ac.id | Designed by Team Cybernet Pascasarjana Undiknas | All Rights Reserved