Seminar Nasional Kepemimpinan Spiritualitas

Last Update: 2018-06-23    19 views

Pemimpin adalah sosok penting dalam sebuah organisasi yang merupakan figur dan motor utama dalam menjalankan berbagai program organisasi serta mampu memberikan jawaban terhadap perubahan yang sangat cepat dan penuh dengan ketidakpastian. Karakter sebuah organisasi akan sangat tergantung kepada karakter seorang pemimpin. Untuk mewujudkan karakter pemimpin yang kompeten dan kredibel, maka seseorang yang ditunjuk atau dipilih menjadi pemimpin harus memiliki fondasi yang baik, utamanya fondasi nilai spiritual. Bagi seorang pemimpin yang memiliki nilai spiritual yang baik, memimpin adalah sebuah amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Untuk menjadi pemimpin yang baik tidak hanya cukup cerdas secara intelektual tetapi juga cerdas secara spiritual.

Robert K. Greenleaf menyuarakan akan pentingnya dimensi spiritual dalam kepemimpinan lewat bukunya “The Servant as Leader” yang disusunnya demi memberikan sumbangsih bagi terbentuknya kondisi masyarakat yang lebih baik, yakni masyarakat yang lebih peduli. Menurutnya, hal pertama yang harus dilakukan seorang pemimpin adalah melayani (Servant Leadership). Hal ini merupakan tolok ukur pemimpin yang sejati dan utama. Pemimpin yang melayani tidak mengejar citra melainkan konsisten dan terus-menerus memicu dan memacu anggotanya dalam meningkatkan kompetensi dan potensi anggotanya. Selayaknya pelayan, pemimpin selalu mengutamakan yang dilayaninya agar terpenuhi kebutuhan anggotanya. Niat atau spirit pemimpin pelayan seperti itu bertentangan dengan nafsu akan kekuasaan yang menjadikan status pemimpin sebagai peluang untuk meraup harta melimpah. Pemimpin yang melayani spiritnya adalah menumbuhkembangkan anggota yang dilayaninya sebagai pribadi yang lebih baik (sehat, bijaksana, mandiri, dan sebagainya).

Kepemimpinan Otentik yang mengakomodir dimensi spiritual dalam wujud pemimpin pelayan (Servant Leadership) jelas memberi manfaat besar dengan spirit kepedulian seorang pemimpin dengan kesediaannya untuk melayani yang lain/warganya dalam mencapai tujuan bersama, yakni bonum commune/kemaslahatan. Sangat penting untuk mengajarkan/menanamkan dimensi spiritual dalam kepemimpinan kepada anggotanya, sehingga para pemimpin di masa kini dan masa depan adalah para pemimpin yang otentik, bukan pencitraan semata, pemimpin yang melayani dan bukan yang minta dilayani.

Uraian diatas dipaparkan pada Seminar Nasional dengan topik “Kepemimpinan Spiritualitas” dengan Pembicara Prof. Christantius Dwiatmadja, Ph.D. Seorang Guru Besar dari Universitas Kristen Satya Wacana.

Salam Global . Smart . Digital

#undiknas #UndiknasGraduateSchool #asyikkuliahdiundiknas #seminarnasional #kepemimpinan #spiritual #servant #leadership


Back to top